Jumat, 21 Juli 2017

Kupat

ARTI BUKBER
Bukber adalah singkatan dari kata Buka Bersama.  Istilah Buka Bersama apabila disingkat yaitu menjadi Bukber. Akronim  Bukber (Buka Bersama) merupakan singkatan/akronim tidak resmi dalam Bahasa Indonesia.
HIKMAH BUKA BERSAMA
Buka puasa bersama di bulan Ramadhan telah menjadi budaya Indonesia, semua kelompok dari lapisan masyarakat, mulai dari kelas atas, kelas menengah, dan kelas bawah, melakukan "bukber" di hotel, restoran, warung, rumah sampai di mushala atau masjid.  Yang sangat menarik, buka puasa bersama yang sering disingkat “bukber”, tidak hanya dihadiri dari kalangan muslim yang berpuasa, tetapi juga yang tidak berpuasa dan bukan muslim boleh ikut sebagai tamu undangan yang biasanya dilakukan oleh pejabat.  Budaya buka puasa bersama sekaligus silaturrahim sangat baik. Setidaknya melalui medium buka puasa bersama di bulan Ramadhan mempunyai sepuluh hikmah atau manfaat.  
Pertama, menjalankan perintah silaturrahim sesuai yang tercantum di dalam Alqur’an Surat An-Nisa, ayat 1, yang artinya: “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”
Kedua, mendekatkan dan mengakrabkan hubungan antara satu dengan yang lain, seperti buka puasa bersama yang dilakukan beberapa kelompok, organisasi, pelajar, dsb.
Ketiga, mencairkan hubungan yang tegang antara satu dengan yang lain. Karena perbedaan kepentingan terjadi perbedaan pendapat dan bahkan perselisihan. Melalui medium “bukber” bisa bertemu, hubungan menjadi cair dan baik kembali. Keempat, membuka komunikasi dengan pihak lain, karena di dalam buka puasa bersama, tidak ada sekat atau pembatas. Semuanya bisa saling bersapa, duduk bersama sambil berbincang dalam acara bukber.
Kelima, membangun hubungan baru dengan pihak lain yang mungkin selama ini hanya mendengar. Melalui bukber, bisa bertemu langsung dan saling mengenal.
Keenam, memelihara hubungan silaturrahim antara satu dengan yang lain, karena selama sebelas bulan di luar bulan Ramadhan, tidak pernah bersilaturrahim karena kesibukan masing-masing.
Ketujuh, mempermudah rezeki. Kita sudah ketahui bahwa rezeki dari Allah, tetapi rezeki diperoleh dari interaksi dengan pihak lain, bisa melalui bisnis, kerja sama, pekerjaan, dan sebagainya.
Kedelapan, memperpanjang umur (usia).  Buka puasa bersama sambil bersilaturrahim, kita  bisa saling mendoakan, saling berbagi perasaan atau curhat, sehingga meredakan ketegangan psikis, karena sejenak melupakan persoalan yang dihadapi. Selain itu, bisa mendengar ceramah dari yang lebih berpengalaman dan banyak ilmu, sehingga memberi kecerahan dan harapan baru. Dampaknya Allah memberi kesehatan pisik dan psikis, sehingga panjang umur.
Kesembilan, persatuan dan kesatuan dibangun melalui medium bukber.  Kesepuluh, Terlahir ide-ide baik/brilian melalui bukber, karena setiap bukber selalu diisi dengan ceramah dan dialog antar sesama. Semoga kita bisa memanfaatkan momentum buka puasa bersama untuk meraih hikmah atau manfaat untuk membangun masyarakat, bangsa dan negara yang kita cintai ini. Allahu a’lam .
( dari berbagai sumber) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar